Gelar Webinar, Diskominfo dan Dinas UMKM Lebak Lakukan Dialog Bersama Pelaku UMKM

by |43 views

Fajarbanten.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak menggelar webinar atau seminar yang dilakukan secara daring bersama para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui aplikasi zoom, Selasa (24/11/2020)

Acara tersebut dipandu moderator Rido Novara dan MC Ayu Deenar, sedangkan sebagai narasumber, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak, Doddy Irawan dan Kepala Bidang UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Lebak, Rully Yanrali.

Pertemuan jarak jauh itu diikuti lebih dari 40 peserta pelaku UMKM di Lebak itu dipandu dari Data Center Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membahas pemanfaatan e-commerce atau penjualan online bagi pelaku UMKM diawali dengan lantunan lagu dari Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Rangkasbitung yang diketuai, Ugas.

Baca Juga  Gerakan Jumsih, Koramil 0302/Warunggunung Dukung Pertahankan Piala Adipura¬†

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lebak, Doddy Irawan mengatakan, webinar ini bertujuan tujuan untuk mencari peluang UMKM di masa pandemi dengan pemanfaatan teknologi digital yang semakin berkembang.

“Protokol kesehatan yang salah satunya menjaga jarak, membuat semua orang harus memaksimalkan alat komunikasi,” kata Doddy.

Berdasarkan data, lanjut Doddy, perkembangan E-commerce Indonesia tertinggi di dunia mencapai 88,8 %. E-commerce itu melalui platform bukalapak, gojek, lazada dan berbagai platform lainnya.

Baca Juga  Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Gelar Lomba Senam Virtual

“Data pengguna medsos di Indonesia terbagi dalam Youtube 88 %, Whatsaap 84 %, Facebook 82 % dan Instagram 79 %. Dari data itu juga terungkap, Indonesia menduduki nomer urut 5 pengguna handpone terbesar di dunia,” ucap Doddy.

Bila mengacu ke data tersebut, lanjutnya lagi, penduduk Indonesia sangat konsumtif, tapi bisa jadi peluang bagi pelaku UMKM bagaimana memasarkan produk melalui E-commerce.

“Kelebihan E-commerce bagi pelaku UMKM karena tidak butuh tempat,
modal lebih sedikit dan peluang pasar masih tinggi,” tuturnya seraya berharap di era digital bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

Baca Juga  Forwal dan Dinkes Siapkan Abate Gratis

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak, Ruli Yanrilla dalam paparannya mengatakan, pihaknya sering melakukan pelatihan dan sosilisasi bagi para pelaku UMKM diantaranya cara memanfaatkan aplikasi online dalam memasarkan produk.

Masih katanya, UMKM di Lebak sebagian sudah mulai menggunakan dunia digital. Ini bisa dilihat saat pendataan Bantuan Presiden Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

“Saat mereka (pelaku UMKM -red) mengajukan bantuan, ternyata banyak diantaranya yang berjualan online. Artinya, pelaku UMKM di Lebak sudah aktif memanfaat teknologi digital,” kata Ruli.(Ajat)