Pemenang Hasil Tender Lelang Jangan Asal diterima PPK

by |5 views

FAJARBANTEN.COM-Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada paket pembangunan gedung Unit Pelaksana Teknis Dinas dan Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD-PPD) Malingping, diminta tidak asal terima hasil lelang.

Hal ini dikarenakan, beredarnya rumor bahwa paket tersebut dimenangkan oleh perusahaan yang diduga hanya dipinjam bendera yang sudah direncanakan (Pengantin-red).

“Kami tidak mau suudzon dulu, makanya kami minta agar PPK pada paket kegiatan tersebut lebih teliti dan tidak asal terima. Kemunculan seseorang yang mengaku akan melaksanakan paket tersebut itu, membuat kami khawatir dan tidak berharap pembangunan lanjutan gedung samsat bermasalah,” kata salah seorang aktivis Lebak Selatan, Agus, Minggu (18/07/21).

Baca Juga  Batas Dana Kampanye Di Pilkada Lebak Rp. 28 Miliar

Agus mengatakan, akan terus melakukan penelusuran dan investigasi guna mengungkap benar atau tidaknya bahwa PT Pangkho Megah sebagai pemenang hanya dipinjam bendera, serta dua perusahaan peserta lainnya yakni PT. Menara Setia dan PT. Melindo Total Berkarya.

“Salah satu dari dua perusahaan tersebut, menurut informasi awal merupakan perusahaan pendamping milik kroni pemenang lelang,” ujarnya.

Baca Juga  Cegah Pandemi, PWI Lebak Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ia menambahkan, kasus pengadaan lahan Samsat yang telah menyebabkan kepala UPT PPD Malingping harus dijadikan pelajaran berharga bagi Bapenda Banten, agar kedepan lebih berhati-hati sehingga kedepan Pemprov Banten khususnya Bapenda Banten bersih dari korupsi.

Sekedar diketahui, lelang Paket Pembangunan dan Interior gedung UPTD PPD Malingping tahap II anggaran APBD-Banten TA.2021 Rp.20.750.308.414 sudah diumumkan dan dimenangkan oleh PT Pangkho Megah.

Baca Juga  Lebak Turut Berpartisipasi dalam Peringatan HPS Ke-38

(Rijal)