Polisi Himbau Narkoba Jenis Baru Hemp Oil, Mulai Beredar.

by |5 views
fajarbanten.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengendus peredaran narkotika jenis baru. Hemp Oil yang diduga mengandung minyak ganja berhasil diamankan petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Barang haram yang berhasil disita dari dari Warga Negara Asing asal Kanada ini tengah menjalani uji laboratorium dari Badan Pengawet Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan. Saat masuk ke Indonesia, Hemp Oil yang berbentuk kapsul ini digunakan untuk bahan baku pembuat kosmetik.

Kepala Seksi BNN Bandara Soekarno Hatta AKBP Renny Puspita menjelaskan, barang yang berhasil disita sebanyak 180 kapsul atau seberat 85,5 gram. Barang yang legal diperjualbelikan di Amerika dan Kanada ini positif mengandung THC atau senyawa yang mirip dengan minyak ganja.

Baca Juga  Gowes Bersama Sebagai Sarana Refreshing Pegawai Lapas Serang

“Sampai saat ini belum ada keputusan resmi, apakah barang haram ini akan legal atau dilarang. Sebab masih dalam kajian BPOM dan Kemenkes. Barang ini bukan ganja, tapi ada zat yang mirip dengan ganja,” paparnya.

Efek yang dihasilkan pun tidak berbeda dengan ganja. Hanya saja, di luar negeri kapsul ini dijual bebas sebagai vitamin dan daya tahan tubuh. Menurut Renny, Hemp Oil ini pun baru pertama kali ditemukan di Indonesia.

Baca Juga  Kodim Cilegon Gelar Rakornis TMMD Ke-103 2018 

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kepatuhan Internal dan Layanan Informasi Bea Cukai Dadan Farid menjelaskan, penangkapan ini bermula saat petugas Bea Cukai menganalisa dan mencurigai paket kiriman dari Gudang Fedex.

“Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap satu paket kiriman yang diberitahukan sebagai kosmetik, akhirnya petugas Bea Cukai memeriksakan barang tersebut ke BNN. Karena belum jelas apakah diperbolekan atau tidak, karena tersangka kami tahan dulu,” ujar Dadan.

Selain Hemp Oil, Bea Cukai juga menyita narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam tabung. Sabu seberat 4 Kg ini dibawa dari Tiongkok dengan dua tersangka yakni PH dan XJ. Ada juga sabu yang di sembunyikan dalam sepatu dan celana dalam.

Baca Juga  Karang Taruna Ciwandan Keluhkan Keberadaan Truck Pengangkut Cangkrang Sawit

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Jonter Danuarya mengatakan belum ditemukan narkotika jenis baru di wilayah hukumnya. Banyaknya peredaran narkotika jenis baru disinyalir berawal dari tempat hiburan.

“Di Kota Tangerang kan jarang tempat hiburan. Makanya belum ditemukan narkotika jenis baru. Narkotika baru banyak ditawarkan di tempat hiburan,” ujar Jonter melalui telepon genggamnya. (Dri)