Promosi Indonesia di ITF Slovakiatour and Danubius Gastro Fair 2019

by |13 views

FAJARBANTEN.COM – Indonesia telah kembali berpartisipasi pada pameran ITF Slovakiatour ke-25 di gedung Exibisi Incheba, Bratislava – Slowakia pada tanggal 24-27 Januari 2019. ITF Slovakiatour diselenggarakan bersamaan dengan Danubius Gastro Fair. Pada kegiatan ini, KBRI Bratislava disponsori oleh Kementerian Pariwisata RI dan menggandeng tur operator asal Indonesia yaitu Indoreisen dan Mala Tour. Sementara KBRI Bratislava menggandeng tur operator asal Slowakia yaitu Alchemy Travel, Victory Travel dan Dobrudruznecesty Travel.

Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso Asmady mengatakan bahwa ITF Slovakiatour merupakan ajang yang sangat penting untuk mempromosikan Indonesia bagi wisman di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Berdasarkan data dari Imigrasi tercatat arus wisman asal Slowakia meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

“Tahun 2017 tercatat 8.368 orang, tahun 2016: 6.629 orang, tahun 2015: 5.331 orang, tahun 2014: 3.888 orang. Dubes mengharapkan para tur operator Indonesia dan Slowakia dapat memanfaatkan momen pameran ini untuk lebih menjual destinasi wisata Indonesia, tidak hanya Bali tetapi juga beyond Bali,” katanya.

Baca Juga  9 Duta Besar Jajaki Potensi Ekonomi di Kabupaten Blitar dan Malang

“Dubes juga meminta agar lebih menjaring wisman asal Slowakia dalam bentuk grup atau paket sehingga akan meningkatkan perolehan devisa dari sektor pariwisata,” imbuhnya.

Menurut Presiden Incheba, Alexander Rozin, dalam sambutan pembukaannya menyebutkan bahwa ITF Slovakiatour 2019 merupakan ajang pameran perjalanan dan industri pariwisata terbesar di Slowakia dan Eropa tengah. Tahun 2018, tidak kurang 700 eksibitor yang bergerak di bidang pariwisata mengikuti ajang ini dan dihadiri lebih dari 70.000 pengunjung.

“Ia mengapresiasi keikutsertaan Indonesia yang kali ini memiliki pavilion yang besar, dan dapat mengakomodir lebih banyak tur operator dan mempromosikan berbagai produk Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Oposisi Tantang Erdogan

Arpad Ersek, Menteri Perhubungan dan Konstruksi Slowakia menyampaikan bahwa industri pariwisata Slowakia semakin berkembang dan ITF Slovakiatour 2019 telah menjadi ajang yang tepat bagi industri pariwisata dan gastronomi untuk mengembangkan kerja sama dan mendorong industri pariwisata di Slowakia dan berbagai belahan dunia. ITF Slovakiatour juga menjadi rujukan utama bagi masyarakat Slowakia dan negara tetangga untuk mendapatkan informasi perjalanan dan wisata.

“ITF Slovakiatour 2019, tidak hanya diikuti tur operator asal Slowakia tetapi juga lebih dari 25 negara serta tourism board dari berbagai negara. Adapun negara Asia yang mengikuti ajang ini adalah Indonesia dan Cina. Berbeda dengan tahun sebelumnya, ITF Slovakiatour tahun ini secara khusus mengalokasikan tempat pameran pada hall tersendiri untuk kategori “Hunting and Fishing”,” paparnya.

Baca Juga  Trump Akui Peran Rusia dalam Peretasan Pilpres AS

Arpad mengungkapkan selama pameran, pavilion Indonesia memamerkan pula berbagai produk kopi (Gayo, Lintong, Sidikalang, Ciwidey, Blawen, Kintamani, Flores, Toraja, Papua dan kopi luwak), teh, mie dan bumbu instan dan produk-produk lain yang merupakan produksi Indofood, serta berbagai makanan ringan (snack) khas Indonesia. Selain itu, pengunjung dapat mencicipi berbagai jenis minuman kopi, teh, dan mie goreng, nasi goreng dan soto ayam yang disajikan di pavilion Indonesia.

“Potensi wisman asal Slowakia dan kawasan Eropa Tengah-Timur dapat dikatakan besar. Hal ini terlihat dari banyaknya tur operator yang menawarkan paket wisata ke Indonesia. Bahkan terdapat tur operator berbasis di Ceko bernama “Aquatravel” yang hanya menawarkan paket tur ke Indonesia. Untuk lebih menjaring wisman asal Slowakia, KBRI,” ungkapnya.(sumber : https://www.kemlu.go.id )