Tiga Pilar Kecamatan Neglasari Gelar Operasi PPKM Darurat

by |2 views

Kota Tangerang – Untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus corona di Kota Tangerang, Kecamatan Neglasari bersama tiga pilar melakukan operasi PPKM Darurat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Neglasari.

Dalam sosialisasi tersebut, para pedagang dan juga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di atas pukul 19.00 WIB. Hal tersebut, sesuai dengan aturan PPKM Darurat yang mewajibkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas malam hari untuk mencegah adanya penyebaran virus corona.

Baca Juga  Chandra Asri Dukung PMI Cilegon Cegahan Penyebaran Covid-19

Camat Neglasari Tubagus Sanny mengatakan, dalam penerapan PPKM Darurat yang berlangsung dari 3 Juni sampai 20 Juni, masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di malam hari. Hal tersebut, untuk mencegah adanya kerumunan yang berimbas terjadinya kenaikan kasus.

“Saya bersama tiga pilar menjalankan aturan PPKM Darurat yang mewajibkan masyarakat untuk tetap di rumah saja. Untuk para pedagang, harus mematuhi jam operasional yang harus tutup pada pukul 19.00 WIB,”ujarnya saat melakukan sosialisasi PPKM Darurat, Rabu (21/7).

Baca Juga  Fokus Tingkatkan SDM, Menteri Hukum dan HAM RI Resmikan Poltekim dan Poltekip

Sanny menambahkan, selama PPKM Darurat semua sentra usaha non esensial wajib tutup, hal tersebut untuk mengantisipasi adanya kerumunan di malam hari. Karena, kerumunan terjadi pada saat malam hari.

“Pedagang non esensial wajib tutup, kalaupun buka tidak boleh makan di tempat dan wajib dibawa pulang. Kalau ada akan diberikan sanksi tertulis untuk tutup sementara,”paparnya.

Baca Juga  Kapolda Banten: Masyarakat, Silahkan Kontak 110 Untuk "Vaksinasi Dijajapkeun Ka Bumi"

Ia menjelaskan, bahwa tidak hanya melakukan sosialisasi PPKM Darurat, Kecamatan Neglasari juga melakukan penyemprotan disinfektan di 7 Kelurahan, hal tersebut untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus corona di wilayah Kecamatan Neglasari.(zher).